Bahayanya Penyakit Liver

Posted by on October 11, 2014 in Featured | 0 comments

Bahayanya Penyakit Liver

Penyakit liver yang tidak diobati sangatlah berbahaya. Akibatnya bisa menimbulkan penyakit yang lebih parah, misalkan penyakit kanker hati. Penyakit liver banyak macamnya, misalkan penyakit hepatitis B, penyakit ini juga berbahaya, bahkan menurut para pakar, lebih menular dibanding penyakit HIV.

Penyakit liver dapat disebabkan oleh infeksi ataupun virus yang menyerang hati atau liver. Penyakit ini sudah selayaknya menjadi perhatian karena ancamannya sudah di depan mata. Perlu diketahui, hepatitis berasal dari kata hepar (hati) dan itis (peradangan). Penyebabnya adalah Virus Hepatitis A, B, C, D, atau E. Virus Hepatitis A biasanya menyebabkan hepatitis akut, sementara Virus Hepatitis B dan C menyebabkan hepatitis kronis (menahun).

Perbedaan antara hepatitis akut dengan kronis yaitu gejala Hepatitis A biasanya tidak muncul sampai seseorang terjangkit virus selama beberapa minggu (2-6 minggu).

Gejala yang paling sering dilihat adalah kulit dan mata menguning. Selain itu, gejala yang paling nyata adalah kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual dan muntah, urin berwarna gelap, demam serta nyeri perut atau rasa tidak nyaman, terutama di daerah hati (pada sisi kanan bawah tulang rusuk).

Hepatitis A sangat terkait dengan pola hidup bersih. Hepatitis A tidak pernah berkembang parah seperti Hepatitis B atau C. Meski demikian, Hepatitis A tetap harus diobati dengan baik karena mengurangi produktivitas. Penyakit hepatitis sudah menyebabkan kematian secara mendadak.

Ada sekitar 240 juta orang di dunia terinfeksi hepatitis B kronis sedangkan sekitar 150 juta orang di dunia terinfeksi hepatitis C penyakit hepatitis cukup banyak. Pada tahun 2011, penderita Hepatitis B dan C diperkirakan 25 juta orang. Bahkan berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, penyakit hepatitis menjadi penyakit kematian nomor dua untuk kategori penyakit infeksi.

Di Indonesia jumlah penderita dengan angka tingkat kematian yang tinggi akibat penyakit hepatitis, Perkumpulan Gastroentrolog Indonesia (PGI) dan Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) dan Pekan Ilmiah Nasional XX Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) menggelar Kongres Nasional XVI. Dr.

Penyakit hepatitis sering disebut sebagai silent killer karena penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala hingga nanti sudah terjadi kerusakan parah pada organ hati. (dit/net)

Cara Pencegahan

Pencegahan dari penularan penyakit liver atau hepatitis antara lain dengan melakukan vaksinasi hepatitis. Dari hal kecil juga diantaranya menerapkan perilaku hidup bersih yaitu mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan sesudah dari toilet.Gambar Bahayanya Penyakit Liver

Tidak menggunakan handuk, sikat gigi dan barang pribadi yang sama dengan orang lain. Tidak menggunakan jarum suntik lebih dari 1 kali. Menjaga kebersihan makanan dan alat makan. Mengonsumsi makanan yang sudah dimasak dengan benar dan terjamin kebersihannya. Jangan jajan sembarangan. Pisahkan peralatan makan yang digunakan oleh penderita agar tidak digunakan oleh orang lain. Menerapkan pola hidup sehat yaitu tidur minimal 8 jam sehari, berolahraga secara teratur, mengurangi stress, menghindari perilaku seks bebas dan menghindari alkohol.

Perawatan Hepatitis

Bagi penderita hepatitis, berikut adalah langkah perawatan yang perlu diberikan untuk mengurangi dampak kerusakan pada hati sekaligus mempercepat proses penyembuhan. Mengistirahatkan tubuh, agar sistem kekebalan tubuh dapat memerangi infeksi. Mengistirahatkan hati agar kerusakan sel akibat peradangan dapat segera pulih. Caranya adalah dengan mengurangi pemberian obat atau makanan yang memicu kerja hati. Memberikan asupan nutrisi yang tepat baik jenis maupun jumlahnya. Mengingat salah satu dampak dari infeksi Hepatitis adalah rasa mual yang mengurangi nafsu makan kondisi kesehatan lambung pun mesti di jaga dengan baik

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *