Apa itu Penyakit Hepatitis B?

Posted by on October 15, 2014 in Featured | 1 comment

Apa itu Penyakit Hepatitis B?

Penderita penyakit hepatitis B seringkali tidak menyadari bahwa mereka sudah terinfeksi virus hepatitis B. Sehingga bisa menyebabkan tersebarnya penyakit hepatitis B. Beberapa gejala hepatitis B hampir sama dengan penyakit lainnya. Hal itulah yang menyebabkan orang tidak menyadarinya.

Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV) yang menginfeksi hati manusia, dan menyebabkan peradangan yang disebut hepatitis. Awalnya dikenal sebagai “serum hepatitis”, penyakit tersebut telah menyebabkan epidemi di Asia, Afrika, dan di dataran Cina. Sekitar sepertiga dari populasi dunia, lebih dari 2 miliar orang, telah terinfeksi dengan virus hepatitis B. Penularan virus hepatitis B hasil dari paparan infeksi darah atau cairan tubuh yang mengandung darah.

Pada 2004, ada 350 juta orang yang terinfeksi HBV di seluruh dunia. Nasional dan regional prevalensi berkisar dari lebih dari 10% di Asia untuk di bawah 0,5% di Amerika Serikat dan Eropa Utara. Rute infeksi termasuk transmisi vertikal (seperti melalui melahirkan), transmisi kehidupan awal horisontal (gigitan, lesi, dan kebiasaan sanitasi), dan transmisi horisontal dewasa (kontak seksual, penggunaan obat intravena).

Metode utama transmisi mencerminkan prevalensi infeksi HBV kronis di daerah tertentu. Di daerah prevalensi rendah seperti benua Amerika Serikat dan Eropa Barat, injeksi penyalahgunaan narkoba dan hubungan seks tanpa kondom adalah metode utama, meskipun faktor-faktor lain juga mungkin penting.

Di daerah prevalensi yang moderat, yang meliputi Eropa Timur, Rusia, dan Jepang, di mana 2-7% dari populasi terinfeksi secara kronis, penyakit ini terutama tersebar di antara anak-anak. Di daerah prevalensi tinggi seperti China dan Asia Tenggara, transmisi selama melahirkan yang paling umum, walaupun di daerah lain endemisitas tinggi, seperti Afrika, transmisi selama masa kanak-kanak merupakan faktor yang signifikan. Prevalensi infeksi HBV kronis di daerah endemisitas tinggi minimal 8%.

Penyakit akut menyebabkan peradangan hati, muntah, penyakit kuning dan bahkan bisa sampai kepada kematian. Hepatitis B kronis pada akhirnya dapat menyebabkan sirosis hati dan kanker hati. Infeksi ini dapat dicegah dengan vaksinasi.

Seringkali penyakit hepatitis B tidak mempunyai ciri, karena ciri-ciri hepatitis B hampir mirip dengan ciri-ciri penyakit lainnya. Sehingga orang seringkali tidak sadar bahwa ia sudah tertular penyakit hepatitis B. Diantara ciri-ciri hepatitis b adalah:

  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan
  • Demam ringan
  • Otot atau sendi terasa nyeri
  • Mual dan muntah-muntah
  • Sakit perut

Ciri-ciri hepatitis B diatas merupakan hanya gejala umum yang sering terjadi dan banyak di antara mereka tidak menyadari gejala seperti ini sehingga menganggap remeh dan membiarkan saja. Sedangkan ciri-ciri hepatitis B di bawah ini lebih jarang terjadi namun Anda masih bisa mengenali beberapa diantaranya yaitu :

  • Warna urin menjadi lebih gelap
  • Kotoran (tinja) berwarna lebih terang
  • Muncul penyakit kuning
  • Gatal-gatal pada badan
  • Pingsan dan bahkan koma
  • Pendarahan pada organ dalam

Catatan paling awal dari epidemi yang disebabkan oleh virus hepatitis B dibuat oleh Lurman pada 1885. Wabah cacar terjadi di Bremen pada 1883 dan 1.289 karyawan galangan kapal yang divaksinasi dengan getah bening dari orang lain. Setelah beberapa minggu, dan sampai delapan bulan kemudian, 191 pekerja divaksinasi menjadi sakit dengan penyakit kuning dan didiagnosis menderita hepatitis serum. (dari berbagai sumber).

1 Comment

  1. Reksinya lumayan terasa di badan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *